Game Level 3: Melatih Kecerdasan Anak (Aktivitas Hari #1)
Belajar tentang pendidikan dan perkembangan janin di dalam kandungan itu sering membuat saya merasa terkagum-kagum sendiri. Bisa gitu ya? Semakin banyak belajar, semakin banyak tahu, semakin ingat Allah juga. Sungguh besar kekuasaan Allah yang terjadi dalam perut mungil ini. Seakan ada semesta sendiri yang sedang bekerja di dalam perut.
Hari ini kami belajar banyak hal. Terinspirasi dari pillow talk dengan suami semalam. Sebetulnya, itu jadwalnya bedtime story untuk kakak, tapi berakhir dengan diskusi antara Ummi dan Abinya.
"Kakak, dengerin aja nggak apa-apa ya." 😅
Pagi, setelah semua aktivitas domestik selesai, Ummi sudah mandi dan Sholat Dhuha, kami mulai cerita tentang Nabi Nuh as. Siapa Nabi Nuh, bagaimana kaumnya, bagaimana keluarganya, serta mukjizat apa yang Allah turunkan pada Nabi Nuh. Ada peristiwa yang sebelumnya miss dari saya, bahwa saat itu manusia yang hidup ya yang selamat dari banjir besar. Artinya, hanya orang-orang yang beriman pada Allah dan mau ikut Nabi Nuh saja yang selamat. Sisanya, tenggelam dalam air bah.
Ini jadi pelajaran juga terkait sikap kita sebagai seorang muslim bagaimana. Ketika kita mengaku beriman, ya mestinya kita mau taat dengan semua yang Allah perintahkan. Nggak pakai tapi. Pelajaran semacam ini yang juga saya sampaikan ke Kakak. Ya semacam ngobrol dengan perut sendiri sih. Hehehe...
Pelajaran kedua, mengulang huruf hijaiyah. Kemarin saya sudah mengenalkan pada Kakak huruf alif lewat sentuhan di perut saya. Kemudian menyebutkan nama huruf itu, sesekali juga mengenalkannya lewat lagu.
Caranya, saya gambar huruf alif di perut saya menggunakan jari sambil menyebut namanya. Saya ulang beberapa kali. Saya tambah kombinasi dengan harakat. Lalu, saya lagukan sebagaimana dulu guru-guru TPA kita ajarkan membaca huruf hijaiyah berharakat.
Pelajaran terakhir pagi itu, murajaah surat Al Fatihah beserta artinya. Sebelum murajaah saya berikan pengantar untuk mengenalkan surat tersebut, seperti surat ke berapa, ada berapa ayat di dalamnya, diturunkan di mana, dan sebagainya. Kalau sudah, baru saya bacakan surat dan artinya.
Siangnya, kebetulan hujan turun di Bogor. Sambil santai setelah makan siang dan Sholat Dhuhur, kami belajar tentang hujan. Saya ceritakan proses terbentuknya hujan yang kemudian ditutup dengan belajar doa ketika hujan. Selebihnya, kami ulang kembali materi pengenalan huruf alif dan surat Al Fatihah.
Pengenalan huruf akan diulang selama 3 hari. Jadi, minimal janin akan belajar huruf yang sama sebanyak 9x.
Untuk hafalan surat, tiap surat akan diulang 3x dalam sehari. Setelah seminggu, baru akan berganti surat yang baru.

Tidak ada komentar: